Peran Penyuluh Pertanian Dalam Transformasi Pengetahuan, Keterampilan, Dan Sikap Petani Bawang Merah Di Desa Janettallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto

The Role of Agricultural Extension Workers in Transforming the Knowledge, Skills, and Attitudes of Red Onion Farmers in Janettallasa Village, Rumbia District, Jeneponto Regency

Authors

  • Al Animul Fadhil R Ilyas Universitas Islam Makassar
  • Helda Ibrahim Universitas Islam Makassar
  • Sulfiana Universitas Islam Makassar

Keywords:

penyuluh pertanian, transformasi pengetahuan, keterampilan petani, sikap petani, bawang merah.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh pertanian dalam mentransformasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani bawang merah serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi petani di Desa Janettallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik proporsional random sampling terhadap 44 responden dari populasi 147 petani bawang merah. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan skala Likert dengan interval skor 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian dalam mentransformasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani berada pada kategori netral dengan skor rata-rata masing-masing 3,02; 2,97; dan 2,88. Hal ini mengindikasikan bahwa peran penyuluh belum optimal dalam mendorong perubahan signifikan pada kapasitas petani. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi minimnya pendampingan dan kehadiran penyuluh di lapangan, ketidakstabilan harga bawang merah akibat lemahnya kelembagaan penyangga harga, serta keterbatasan akses terhadap modal dan teknologi pertanian modern. Kesimpulannya, meskipun penyuluh telah melaksanakan fungsinya, intensitas dan efektivitas penyuluhan masih perlu ditingkatkan melalui pendekatan yang lebih partisipatif, pelatihan rutin, dan penguatan kelembagaan petani agar transformasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani dapat berjalan optimal dan berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, et al. (2023). Peran penyuluh pertanian dalam pembangunan sektor pertanian. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 15(2), 45-56.

Arsyad, et al. (2024). Efektivitas komunikasi penyuluh pertanian terhadap perubahan perilaku petani jagung. Jurnal Agronomi Indonesia, 22(1), 78-89.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Jeneponto. (2025). Laporan Produksi Hortikultura Kabupaten Jeneponto Tahun 2025. BPS Jeneponto.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Tenaga Kerja Pertanian Indonesia 2024. BPS.

Bahua. (2024). Pengaruh kompetensi penyuluh terhadap keterampilan petani bawang merah. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(3), 123-134.

Daru, et al. (2020). Pendekatan partisipatif dalam penyuluhan pertanian: Studi kasus kelompok tani. Jurnal Ekstensi Pertanian, 12(4), 201-215.

Dewi, et al. (2023). Korelasi intensitas penyuluhan dengan peningkatan kemampuan kelompok tani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 8(1), 34-47.

Fishbein, M., & Ajzen, I. (1975). Belief, attitude, intention and behavior: An introduction to theory and research. Addison-Wesley.

Harjanti, et al. (2024). Transformasi kapasitas sumber daya manusia pertanian menuju pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(2), 156-170.

Illahi, et al. (2022). Keterampilan teknis petani dalam pengelolaan pascapanen bawang merah. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(3), 89-102.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Nurida, et al. (2024). Tantangan inovasi teknologi pertanian di dataran tinggi Sulawesi Selatan. Jurnal Agronomi Tropika, 18(1), 67-80.

Prasetyo, A. S. (2021). Pengaruh umur, tingkat pendidikan dan lama bertani terhadap pengetahuan petani mengenai manfaat dan cara pupuk organik. Dalam Agrita, 3(2). Universitas Mulawarman.

Rahman, et al. (2023). Laporan Program Penyuluhan Pertanian Kabupaten Takalar. Dinas Pertanian Takalar.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Simarmata, S. U., et al. (2024). Peran penyuluh sebagai agen perubahan dalam transformasi petani. Jurnal Penyuluhan dan Inovasi Pertanian, 16(1), 12-25.

Susanti, et al. (2022). Komparasi produksi dan pendapatan usahatani bawang merah antara petani pemilik dan penggarap di Desa Bonto Maccini, Bantaeng. Jurnal Pertanian.

Thoha, M. (2004). Manajemen sumber daya manusia. Pustaka Utama.

Van den Ban, A. W., & Hawkins, H. S. (1996). Agricultural extension (2nd ed.). Blackwell Science.Widodo. (2022). Peran penyuluh pertanian di Sulawesi Tenggara. Jurnal Penyuluhan Pertanian.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

R Ilyas, A. A. F., Ibrahim, H., & Sulfiana, S. (2026). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Transformasi Pengetahuan, Keterampilan, Dan Sikap Petani Bawang Merah Di Desa Janettallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto: The Role of Agricultural Extension Workers in Transforming the Knowledge, Skills, and Attitudes of Red Onion Farmers in Janettallasa Village, Rumbia District, Jeneponto Regency. Agribusiness and Socioeconomic Journal, 5(1), 484–493. Retrieved from https://asejournal.fapertauim.ac.id/index.php/ASEJournal/article/view/128

Issue

Section

Articles